Skip to main content

Rekap Motogp Misano



San Marino - Motogp Misano 2021 yang berlangsung menghadirkan banyak drama. Diantaranya adalah Dominasi Pecco-Fabio, Bastianini yang tiba-tiba podium, hingga persaingan panas antara Marc, Mir, dan Miller. berikut adalah rekap motogp misano 2021





- Dominasi Pecco

Start dari pole memngharuskan Pecco membuat keputusan yang berani dalam menentukan ban. Komposisi Hard dan Soft mengharuskannya ngacir dari awal. Meskipun hampir mengalami jump start, pecco berhasil membuat gap sampai 1,1 detik di lap pertama. hingga pertengahan race, pecco berhasil membuat jarak hingga 2,9 detik. namun karena ban soft mulai habis, fabio berhasil mengejar. lap terakhir jarak dengan fabio hanya 0,4 detik dan pecco berhasil menahan serangan fabio dan berhasil memenangkan balapan kandang perdana bersama Ducati.


-Perjudian Fabio hampir sukses

Dengan menggunakan komposisi Hard-Medium mengharuskan Fabio tidak terlalu agresif pada awal race. Meski harus berduel dengan Martin, Fabio tetap tenang dan berhasil melewati Martin. beberapa lap kemudian Fabio berhasil melewati Miller yang sepertinya memiliki masalah ban. 13 lap tersisa Fabio berusaha mengejar Pecco yang berjarak 2.9 detik. usahanya hampir berhasil. namun Fabio kehabisan waktu dan harus rela melihat Pecco meraih kemenangan kedua berturut-turut.


-Bastianini Edan

Siapa yang menyangka jika Enea Bastianini bakal meraih podium pada home race nya? menggunakan motor Ducati tahun 2019, Enea berhasil menunjukkan performa yang mengesankan dan layak menjadi man of the race kemarin. Start dari P12, Enea berhasil mosak-masik dan menyalip Vinales, Mir, Rins, Aleix, Pol, hingga Miller dan Marc. Sempat meraih fastest lap, Enea mengendurkan gas nya guna mengamankan podium perdananya di MotoGP sekaligus podium kedua Avintia Racing di era MotoGP. 


- Battle P4

Perebutan posisi 4 pada beberapa lap terakhir antara Miller, Marc, dan Mir berlangsung alot. Miller yang awalnya start di P2 mulai anjlok ketika disalip oleh Fabio dan Enea. Moment kumatnya Miller membuat Marc berambisi mengambil alih P4 dari Miller. Namun Mir tiba-tiba berhasil menyalip Marc sehingga battle P4 berlangsung hingga last lap. Marc berhasil menyalip keduanya dan membuat Mir melakukan kesalahan yang mengakibatkan dihukum mundur 1 posisi. 



- Morbidelli-Dovi comeback, Rossi P17

Motogp Misano juga merupakan moment kembalinya Morbidelli (cedera lutut) dan Dovi (rehat sejenak). Morbidelli memperkuat Monster Yamaha team, sedangkan Dovi memperkuat tim satelit Petronas SRT. Meskipun hanya finish di P18 dan P21, namun mereka puas karena mereka bisa memahami motor YZR-M1 di tim masing-masing. sedangkan Rossi berhasil finish di P17 di depan murid-murid VR46 Academy (Morbidelli dan Marini) 

Man of the race: Enea Bastianini

Next GP: Austin Texas, 2 Oktober 2021

 

Comments

Popular posts from this blog

Dulunya, sukses

Semenjak di rahim ibu, kita sejatinya sudah sukses dulu. sukses mengalahkan belasan juta calon saudaramu, hingga kita ada di alam ini,  bersama orang-orang yang diberikan misi oleh Sang Pencipta, untuk menjalankan segala perintah-Nya, dan menjauhi segala larangan-Nya. kita sejatinya sudah dicap sebagai pemenang, namun nyatanya? kita masih kurang bersyukur. atau bahkan lupa untuk apa kita melihat, mendengar, atau bernafas hingga detik ini. "kok, aku begini? kok mereka begitu?" kan Allah sudah berfirman di QS Al-A'raf dua lembar terakhir? “ Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, b...

Aku harus bagaimana, Sang pemilik hati?

di kota ini, aku sering tertidur, meskipun panas menghitamkan sekujur lenganku, dan tak ada ruang gerak yang tersedia, . di kota ini, aku sering melamun, meskipun seluruh tempat sangat riuh, dan tak ada waktu untuk beradu mulut, . di kota ini, aku tak seperti mengadu nasib, meskipun dituntut untuk berjuang sendiri, dan tak ada waktu untuk menghibur hati, . dan di kota ini pula, aku tak mengerti, "aku harus bagaimana?" teriak dalam hati, meskipun aku sering dinasihati, dan tak memiliki penyakit hati, . Aku sering memaki dalam hati, namun, tak berani mengungkapkan dalam publik, Aku seringkali ingin berbenah dalam hati, namun, realita sering menipu sehari-hari, . . Aku harus bagaimana, Sang pemilik hati?? . . Surabaya, 25 Mei 2018 14:35

Kamis (lagi)

** Hari kamis lagi, di bulan Juni. bertepatan dengan perayaan idul fitri, meskipun tak seramai ketika masa kecil. malasku masih menjamahi, ketika matahari sudah lumayan tinggi, ku kira tak ada hal yang berarti, selain rasa kantuk yang masih menghantui, selain rasa lapar yang mulai meresahi, selain rasa khawatir karena terpikir skripsi, namun, aku masih bersembunyi, dibalik kamar yang tak berpenghuni. masih ada rasa puas dalam hati, ketika rasa penasaran pada sepertiga malam masih belum berakhir, dan masih menjadi teka-teki. apakah bisa bertemu kembali? apakah harus didatangi sesegera mungkin? apakah harus terus-menerus sendiri? dan apakah harus menyesal di kemudian hari? Hmm.. aku mulai berandai lagi. ketika rasa malu ketika berjumpa itu terulang lagi. atau aku mulai bermimpi? ketika dia yang berdaster pink datang untuk silaturahim. malu ku dan dia menjadikan sepi. ketika temannya yang lain masih berbincang tentang studi. ku lihat sekilas, tak ada perubahan ...