Skip to main content

Rekap MotoGP Inggris

 

Silverstone- Motogp inggris 2021 yang berlangsung di Silverstone menghadirkan banyak drama. Diantaranya adalah insiden antara Marc Marquez dan Jorge Martin di awal balapan, terpuruknya joan Mir dan Pecco Bagnaia, hingga podium perdana Aprilia di era MotoGP.  berikut adalah rekap motogp inggris 2021

- Insiden Marc vs Martin.

 Insiden ini terjadi di lap awal ketika marc yang hendak melakukan monuver kepada Martin, namun mengalami low side sehingga marc turut menyeret Martin. Martin dan Marc berusaha untuk melanjutkan race namun akhirnya gagal. 0 poin ke sekian bagi Marc dan akhir cerita indah Martin dalam paruh kedua motoGP 2021 (Sebelumnya mengemas 2 podium, 1 pole, dan 1 kemenangan).

- Classic Problem Rossi

 Memulai start di posisi 8 seharusnya menjadi momentum Rossi untuk bisa tampil lebih baik dari seri-seri sebelumnya. sempat bertengger di posisi 6, namun problem ban menghancurkan balapan terakhir Rossi di GP Inggris. akhirnya Rossi finish di posisi 18 didepan Jake Dixon, -teammate Rossi pada GP Inggris kemarin- dan dibelakang Cal Crutchlow -Test Rider Yamaha yang menggantikan posisi Vinales-

- Terpuruknya Pecco, Mir.

 Start dari posisi 2 membuat Pecco percaya diri untuk menghadirkan problem bagi Fabio Quartararo. Start dengan cukup baik dan sempat bertahan lama dengan grup terdepan namun Pecco perlahan mundur. diovertake duo Suzuki -Rins dan Mir-, Miller, hingga akhirnya finish di posisi 14 dan hanya mendapatkan 2 point. nasib serupa juga dialami Joan Mir. namun finish di posisi 9 setelah berhasil menahan gempuran dari Danilo Petrucci (KTM Tech3) dan Johann Zarco (Pramac).

- Top 6 dikuasai 6 pabrikan berbeda. 

 suksesnya Brad Binder finish di posisi 6 menjadikan GP Inggris kemarin dihiasi 6 pabrikan berbeda di posisi top 6. hal tersebut terakhir kali terjadi di GP Yugoslavia 1972.

- Dominasi Fabio dan Rins

 Fabio Quartararo start di posisi 3 namun sempat turun ke posisi 4 di awal balap, namun perlahan Fabio berhasil meng-overtake Pecco, Aleix, dan Pol. setelah itu Fabio langsung ngacir hingga finish dengan jarak hampir 2 detik dengan Alex Rins yang juga aman di posisi 2 sejak pertengahan race. Faktor utama dominasi Fabio dan Rins adalah karakter motor YZR-M1 dan GSX-RR yang cocok dengan sirkuit Silverstone serta management ban yang cerdas bagi kedua rider tersebut

- Podium perdana Aleix-Aprilia

   Sepanjang akhir pekan tampak Aleix nyaman dengan tunggangannya hingga puncaknya Aleix berhasil mengamankan podium terakhir dari serangan Jack Miller di lap terakhir. podium tersebut merupakan yang pertama bagi Aleix sejak GP Aragon 2014 serta podium perdana Aprilia sejak GP Inggris 2000.

Next GP : Aragon, 12 September 2021

MAN OF THE RACE : Aleix Espargaro (Aprilia)

Comments

Popular posts from this blog

Dulunya, sukses

Semenjak di rahim ibu, kita sejatinya sudah sukses dulu. sukses mengalahkan belasan juta calon saudaramu, hingga kita ada di alam ini,  bersama orang-orang yang diberikan misi oleh Sang Pencipta, untuk menjalankan segala perintah-Nya, dan menjauhi segala larangan-Nya. kita sejatinya sudah dicap sebagai pemenang, namun nyatanya? kita masih kurang bersyukur. atau bahkan lupa untuk apa kita melihat, mendengar, atau bernafas hingga detik ini. "kok, aku begini? kok mereka begitu?" kan Allah sudah berfirman di QS Al-A'raf dua lembar terakhir? “ Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, b...

Aku harus bagaimana, Sang pemilik hati?

di kota ini, aku sering tertidur, meskipun panas menghitamkan sekujur lenganku, dan tak ada ruang gerak yang tersedia, . di kota ini, aku sering melamun, meskipun seluruh tempat sangat riuh, dan tak ada waktu untuk beradu mulut, . di kota ini, aku tak seperti mengadu nasib, meskipun dituntut untuk berjuang sendiri, dan tak ada waktu untuk menghibur hati, . dan di kota ini pula, aku tak mengerti, "aku harus bagaimana?" teriak dalam hati, meskipun aku sering dinasihati, dan tak memiliki penyakit hati, . Aku sering memaki dalam hati, namun, tak berani mengungkapkan dalam publik, Aku seringkali ingin berbenah dalam hati, namun, realita sering menipu sehari-hari, . . Aku harus bagaimana, Sang pemilik hati?? . . Surabaya, 25 Mei 2018 14:35

Kamis (lagi)

** Hari kamis lagi, di bulan Juni. bertepatan dengan perayaan idul fitri, meskipun tak seramai ketika masa kecil. malasku masih menjamahi, ketika matahari sudah lumayan tinggi, ku kira tak ada hal yang berarti, selain rasa kantuk yang masih menghantui, selain rasa lapar yang mulai meresahi, selain rasa khawatir karena terpikir skripsi, namun, aku masih bersembunyi, dibalik kamar yang tak berpenghuni. masih ada rasa puas dalam hati, ketika rasa penasaran pada sepertiga malam masih belum berakhir, dan masih menjadi teka-teki. apakah bisa bertemu kembali? apakah harus didatangi sesegera mungkin? apakah harus terus-menerus sendiri? dan apakah harus menyesal di kemudian hari? Hmm.. aku mulai berandai lagi. ketika rasa malu ketika berjumpa itu terulang lagi. atau aku mulai bermimpi? ketika dia yang berdaster pink datang untuk silaturahim. malu ku dan dia menjadikan sepi. ketika temannya yang lain masih berbincang tentang studi. ku lihat sekilas, tak ada perubahan ...