Skip to main content

Kiper juga manusia biasa



Bukan tak mudah untuk menjadi penjaga gawang atau "kiper". jika suatu team mengalami kekalahan atas team lain pasti salah satu sasaran kritik yang di tuju adalah kiper. Mengapa demikian? Karena mereka menganggap jika kalah, kiper yang harus di salahkan. Tapi sebenarnya kiper juga memiliki peran penting dalam permainan sepak bola maupun Futsal. Ia rela jatuh bangun tanpa mempedulikan keadaan fisiknya yang semakin "remuk" dalam setiap menitnya untuk bisa memberikan rasa nyaman kepada pelatih, team, maupun supporter yang setia mendukung.

Itulah kiper. Ia layak mendapatkan gelar “pahlawan tanpa tanda jasa” di dunia kulit bundar. segala kritikan pedas yang diberikan tak membuat semangat untuk menjadi benteng terakhir dalam pertahnan menjadi luntur. justru kiper ingin memberikan yang terbaik dalam pertandingan yang di mainkan. kadang kiper jugalah menjadi seorang manusia biasa ketika membuat suatu "blunder" dan ketika gagal menyelamatkan gawangnya dari kebobolan yang membuat kepercayaan dari pelatih berkurang. Blunder itu yang juga memberikan pelajaran untuk pertandingan selanjutnya.

Memories at last classmeet with 
Rengel, 14 Desember 2014


#Limasekawan #galaxiipaFC

Comments

Popular posts from this blog

Aku harus bagaimana, Sang pemilik hati?

di kota ini, aku sering tertidur, meskipun panas menghitamkan sekujur lenganku, dan tak ada ruang gerak yang tersedia, . di kota ini, aku sering melamun, meskipun seluruh tempat sangat riuh, dan tak ada waktu untuk beradu mulut, . di kota ini, aku tak seperti mengadu nasib, meskipun dituntut untuk berjuang sendiri, dan tak ada waktu untuk menghibur hati, . dan di kota ini pula, aku tak mengerti, "aku harus bagaimana?" teriak dalam hati, meskipun aku sering dinasihati, dan tak memiliki penyakit hati, . Aku sering memaki dalam hati, namun, tak berani mengungkapkan dalam publik, Aku seringkali ingin berbenah dalam hati, namun, realita sering menipu sehari-hari, . . Aku harus bagaimana, Sang pemilik hati?? . . Surabaya, 25 Mei 2018 14:35

Mengharap Lupa

Lupa itu sebagian dari Iman, yang seringkali di lupa sebagian manusia. kehadiran lupa dalam kehidupan, terkadang menjemukan, seperti hal yang ingin diucapkan, tiba-tiba lupa di tengah jalan terkadang menyenangkan, seperti PR yang lupa diingatkan oleh gurunya. disambut riang gembira dengan siswanya, dan terkadang setengah-setengah, seperti.... Ah Sudahlah! semua pasti ingin melupakan. tapi tak semua ingin dilupakan, semua mungkin ada yang ingin dilupakan, tapi tak semua ingin melupakannya. karena masa lalu mayoritas tak ada di masa depan, meskipun ada beberapa bagian, yang hampir persis pernah dilakukan, semua pasti ingin meraih sukses di masa depan. tapi untuk meraihnya pasti mengingat yang ada di belakang, sedemikian hingga, Allah senantiasa hadir dalam kehidupan kita... Surabaya, 5 September 2018 #tholabulilmiajadulu

In Memoriam (2)

"....malam begini. malam tetap begini, entah mengapa, Pagi enggan kembali..." . . Ada sebuah cerita, disudut kota itu. Ada sebuah cerita pula,  dipenghujung hari kala itu. Dan ada sebuah cerita pula, yang kebetulan dimakan oleh waktu Ia ingin bercerita, tentang musim dingin akhir tahun 2014, Ia ingin pula bercerita, tentang kenangan bersama sahabatnya, Dan Ia ingin pula bercerita tentang indahnya ketika menjadi seorang anak-anak. Namun, mulutnya terdiam, matanya berkaca-kaca, jantungnya berdetak kencang, sosoknya yang kuat pada jaman kejayaannya, tak berdaya melawan guyuran hujan ditengah malam.. Ia lupa akan nasihat orang tuanya Ia lupa akan nasihat sahabatnya dan Ia lupa akan nasihat dari hati kecilnya. "seindah-indahnya masa lalu, masa depanmu jauh lebih indah." . . . . #tholabulilmiajadulu Surabaya, 22 Mei 2018 22:58 WIB